Kota Batu, tagarjatim.id – Polisi mewaspadai aksi perang sarung hingga balap liar selama Ramadan. Upaya pencegahan kenakalan remaja yang mengganggu kenyamanan masyarakat itu dilakukan dengan meningkatkan patroli selepas tarawih dan menjelang sahur.
Wakapolres Batu, Kompol Danang Yudanto menekankan, pentingnya meningkatkan keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. Sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan nyaman.
“Salah satu atensi utama yang disampaikan adalah pencegahan aksi perang sarung dan balap liar, yang kerap terjadi saat bulan puasa,” tutur Kompol Danang, Jumat (7/3/2025).
Karena itu, dia mewanti-wanti kepada seluruh anggota Polri untuk lebih proaktif dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya perang sarung dan balap liar.
“Ini penting demi menjaga ketertiban serta menciptakan suasana kondusif di Kota Batu,” imbuhnya.
Selain itu, Kompol Danang juga menginstruksikan agar patroli rutin lebih ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan seperti menjelang shalat tarawih dan waktu sahur. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan suci ini. Oleh karena itu, saya minta seluruh anggota Polres Batu untuk meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap laporan masyarakat,” tegasnya.
Dia menegaskan, bahwa menciptakan keamanan selama Ramadan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan sinergi dan keterlibatan semua pihak.
“Dalam menjaga keamanan selama bulan suci Ramadan, kolaborasi dan komitmen dari seluruh anggota Polres Batu menjadi penting,” katanya.
Dengan sinergi apik, pihaknya meyakini akan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan keharmonisan dalam beribadah dan beraktivitas di Kota Batu,” imbuhnya.
Kompol Danang juga mengimbau, supaya orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Para tokoh masyarakat juga diminta terlibat untuk membimbing generasi muda supaya tidak terjerumus dalam kegiatan berisiko tersebut.
Melalui langkah startegis ini, pihaknya berharap Kota Batu tetap kondusif selama bulan Ramadan. Sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.(**)





















