Kota Batu, Tagarjatim.id – Sebanyak 3 isu strategis dan 109 usulan program prioritas, muncul dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Musrenbang digelar di Balai Besar Guru Penggerak, Kota Batu, Rabu, (26/2/2025).

Isu strategis dan usulan itu diantaranya mengenai sentra UMKM, Infrastruktur dan Sarpras, Penanganan Sampah. Camat Junrejo, S. Parman menjelaskan jika beberapa usulan, ada yang sudah ditangani menggunakan sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Sedangkan yang tidak bisa ditangani barulah diusulkan melalui APBD Kota Batu, APBD Propinsi maupun APBN melalui berbagai program.

”(Usulan) yang di musrenbang Ini akhirnya adalah yang mengerucut dan yang paling prioritas di masing-masing desa kelurahan. Masyarakat sangat berharap hal itu bisa diakomodir melalui Musrenbang ini,” ujarnya.

Terkait infrastruktur dan sarpras, lanjut Parman, yang menjadi prioritas adalah pembangunan drainase dari arah Desa Tlekung menuju Desa Junrejo yang dinilai belum sempurna. Pasalnya, setiap hujan, selalu terjadi banjir dan jalur tersebut juga merupakan jalur alternatif.

“Dari seluruh usulan itu, selain daripada infrastruktur dan sarpras sebetulnya juga ada terkait sentra UMKM yang telah masuk dalam prioritas. Junrejo sendiri juga menjadi sentra pengembangan UMKM. Sebelumnya juga sudah ada dukungan dari Diskoperindag,” ungkapnya.

Disisi lain, Wakil Ketua 2 DPRD Batu, Ludi Tanarto dalam sambutannya menyebutkan, usulan pembangunan bisa melalui kegiatan Musrenbang dan juga melalui usulan pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD. Atau dapat juga menyampaikan secara langsung kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Aspirasi melalui Pokir masih bisa disampaikan kepada DPRD sampai 31 Maret. Bila lebih dari itu maka baru bisa dimasukkan lagi bulan januari tahun berikutnya,” tuturnya.

Rudi berharap kepada seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu agar dalam melakukan kegiatan atau pembangunan tidak hanya asal selesai. OPD juga harus punya rasa memiliki, sehingga kualitas dari kegiatan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Jangan asal yang penting selesai diperiksa BPK, sudah selesai begitu saja,” tegasnya.

Ludi menambahkan, dengan adanya kegiatan musrenbang berarti masyarakat juga telah dilibatkan dalam rencana pembangunan. Sehingga Musrenbang dapat dijadikan sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan acara Musrenbang dengan Baik.

”Mari kita sama-sama bersatu kembali dalam perbedaan, setelah momen pemilihan umum yang telah berlalu. Kita bersatu, kita adalah wong Batu yang sama-sama bergerak untuk kesejahteraan masyarakat kota Batu,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli suyanto dalam sambutannya menuturkan, mulai Musrenbang tahun ini dan seterusnya, Pasangan Nurochman-Heli memastikan akan mengawal usulan Musrenbang.

Ia juga berharap adanya Sinergi yang lebih antara DPRD dengan para kepala desa dan lurah se-Kota Batu. Heli juga menyoroti kurangnya semangat gotong royong yang saat ini dirasakan.

“Kita wong mBatu punya budaya gotong-royong. Tapi sekarang setiap ada kegiatan membangun, masyarakat saat ini sepertinya lebih tidak acuh untuk ikut kerja bakti,” ujarnya.

Sebelum menutup sambutannya, Wawali Heli juga sempat meminta agar sejumlah usulan dapat di review ulang. Pasalnya, ia melihat belum tampak adanya usulan terkait pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

“Pengembangan UMKM sudah menjadi salah satu visi misi pasangan Nurochman-Heli,” imbuhnya.

Hadir secara daring, Wali Kota Batu Nurochman yang menyimak Musrenbang Kecamatan Junrejo ini dari Basecamp Retret Akmil Magelang. Ia menyampaikan ucapan selamat menyelenggarakan Musrenbang kepada Kecamatan Junrejo.

“Musrenbang merupakan forum yang sangat produktif dan komprehensif bagi masyarakat, sebagai bentuk perwujudan dari peran serta secara aktif masyarakat di wilayah Kecamatan Junrejo. Silahkan dimaksimalkan forum ini untuk menuangkan ide dan gagasan yang ke depan akan menjadi salah satu sumber rujukan kebijakan pemerintah daerah,” pesannya.

Kegiatan Musrenbang Kecamatan Junrejo diakhiri dengan penandatangan Berita Acara Dokumen Musrenbang oleh Lurah dan Kades se- Junrejo. Turut menandatangani, perwakilan DPDR Kota Batu dapil Junrejo dan Kepala Bappelitbangda Batu. Diakhiri dengan penandatangan oleh Sekda dan Wawali Kota Batu.